Hari berganti malam

Malampun menjadi siang

Waktu terus berjalan bagai roda hitam di jalanan bebatuan 

Pengap, ennyah hidupnya dalam gelombang sengsara 

Aku mendengar jerit_tangis orang –orang yang terhina 

Aku merasakan harapan hidup mereka tak lagi berjiwa 

Nasibnya melayang seperti awan, tampa daya 

Wajah-wajah mereka memelas, tampa rupa 

Membayang dibau busuk air selokan, tampa warna,

                         




By: kak duzh shepenghijau haty

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar