Hari berganti malam
Malampun menjadi siang
Waktu terus berjalan bagai roda hitam di jalanan bebatuan
Pengap, ennyah hidupnya dalam gelombang sengsara
Aku mendengar jerit_tangis orang –orang yang terhina
Aku merasakan harapan hidup mereka tak lagi berjiwa
Nasibnya melayang seperti awan, tampa daya
Wajah-wajah mereka memelas, tampa rupa
Membayang dibau busuk air selokan, tampa warna,
By: kak duzh shepenghijau haty







0 komentar:
Posting Komentar